WhatsApp

https://wa.me/6281293912345

"suka tanpawali duka"

Metallic Text Generator at TextSpace.net

Tuesday, August 11, 2020

Muda-mudi Subak Bali; "Kami Adalah Organisasi Pendukung Generasi Milenial Untuk Berkebun."

Share |

Demikian kami sampaikan kepada Saudara se-Bangsa/se-Tanah Air Indonesia, bahwa Muda-mudi Subak Bali adalah pendukung generasi milenial untuk senang berkebun dan bertani.


Seperti diketahui bahwa Muda-mudi Subak Bali merupakan organisasi nirlaba yang telah disatukan oleh rasa kepedulian generasi muda sejak tahun 2008 untuk melestarikan budaya perkebunan dan pertanian di Pulau Bali khususnya serta seluruh kepulauan Indonesia umumnya.

Seperti halnya dengan Organisasi Pecinta Alam Dunia "Greenpeace", Muda-mudi Subak Bali juga tidak pernah berkeinginan untuk meminta dan memperoleh sumbangan baik material maupun non-material dari pihak Pemerintah maupun Perusahaan besar swasta umumnya. Adapun sumbangan yang kami terima semuanya dari pribadi para individu yang secara sukarela dan bersimpati terhadap kondisi perkebunan dan pertanian saat ini.

Tentunya google sudah banyak menjelaskan tentang arti kata "Subak" yang merupakan organisasi kebanggaan masyarakat Bali dalam mengelola sistem irigasi/perairan tanah sawah maupun lahan perkebunan dan juga untuk kebutuhan sehari-hari di rumah tangga. Menyikapi kondisi mata air yang semakin surut dengan perkembangan teknologi melalui pembangunan yang berkesinambungan, dari sinilah Muda-mudi Subak Bali bersama-sama berkumpul untuk menyebarkan berbagai informasi yang berisi dukungan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam sistem irigasi perairan perkebunan dan pertanian dimasa global seperti saat ini.

Walaupun berjalan perlahan sejak tahun 2008, muda-mudi Subak Bali senantiasa mengingat untuk menyebarkan energi positif dalam mengelola pikiran yang baik untuk menghindarkan diri dari perasaan bersedih dan hal negatif lainnya berlarut-larut. 

Misi dan Visi Muda-mudi Subak Bali cukup sederhana, mengingatkan generasi milenial sejak usia dini untuk mencintai perkebunan dan pertanian melalui berbagai acara lomba mewarnai, menggambar kehidupan alam, berkreasi menanam "Hidroponik" serta berbagai kegiatan penunjang lainnya seperti yang pernah kita adakan di Museum Subak Bali yang terletak di Kota Tabanan, Desa Sanggulan.

Tidak luput juga, melalui media ini dan media sosial, Muda-mudi Subak Bali senantiasa memperkenalkan kepada masyarakat dunia perihal adanya Museum Subak Bali untuk dikunjungi. Mengundang berbagai organisasi pemuda dalam Kampus Universitas maupun komponen pendidikan lainnya, juga sudah sering kami lakukan.

Saat ini, musibah wabah pandemi virus Corona merajalela diseluruh dunia, sudah tentu menekan berbagai mental semua orang, tidak terkecuali kami. Menyampaikan hal ini membuat kami berpikir seribu kali lipat, karena memang Nilai organisasi Muda-mudi Subak Bali adalah tidak pernah meminta bantuan kecuali diberikan secara sukarela.

Jika Saudara berkenan untuk mendukung dengan sumbangan dana atau menyebarkan informasi ini, jangan sungkan bagikan tautan ini. Boleh juga dukungan berupa dana melalui Rekening BRI CABANG TABANAN, Bali

BRI Tabanan
Rek. No. : 0124-01-027407-50-6 
I GEDE PUTU SASTRAWAN

Atau

Mohon diberikan kabar melalui WhatsApp jika Saudara berkenan transfer, lengkap dengan data diri Saudara.

Demikian kami sampaikan kabar terkini tentang misi Muda-mudi Subak Bali. Semoga Anda Selalu Bahagia, Berkelimpahan dan Selalu Beruntung.

Terima kasih.
Salam Subak Bali
I Gede Putu Sastrawan
Inisiator




Monday, August 10, 2020

Dirgahayu Republik Indonesia Tercinta. Anda Tamu, Kami Tuan Rumah.

Share |



KAMI TUAN RUMAH.....ANDA TAMU

By : Supriyanto Martosuwito 

Pertama tama kami tegaskan bahwa kami tuan Rumah di negara kami di INDONESIA  di bumi Nusantara ini dan Anda adalah tamunya. Tamu kami. 

Kami kini kecewa karena penerimaan kami yang ramah kepada para tamu disalah-gunakan oleh Anda dan kaki tangan Anda di sini -  untuk mengubah perilaku dan cara kami berkebudayaan dan berperadaban .




Jelas kami punya cara berpakaian sendiri. Kami punya warisan budaya dan tradisi dari leluhur nenek moyang kami sendiri -  yang berwarna warni. Dan kami terus mengembangkannya sesuai zaman. Secara kreatif.

Anda telah mengatur cara kami berpenampilan dan berpakaian. Dengan membawa nama Tuhan dan perintah ayat suci hingga mengubah penampakan warga negeri kami.

Tuhan yang Anda sembah adalah tuhan yang kami muliakan juga. Tuhan yang tidak menyeragamkan. Tuhan yang menciptakan manusia yang bermacam ragam. Bersuku suku dan berbangsa-bangsa. Bahkan juga ada aneka keyakinan dan agama. 

Pakaian Anda seperti itu karena tinggal di lingkungan seperti itu: gurun pasir dan sahara.  Dan pakaian kami seperti ini karena kami tinggal di lingkungan seperti ini. Wilayah tropis di Khatulistiwa.

Kami bukan bangsa yang gelap mata hanya karena lihat rambut indah wanita, dengan  bahunya yang terbuka dan sedikit belahan dada. Juga kaki jenjang dan betis yang indah.

Lagipula buat apa belajar agama kalau tidak bisa menahan diri - menahan nafsu melihat dandanan wanita? 

Sebenarnya fungsi agama buat apa? Kalau sekadar menahan nafsu hewaniah saja tidak bisa? 

Sudah naluri mereka -  para gadis dan wanita - untuk memamerkan kecantikannya - dan naluri kami kaum laki laki untuk melihatnya. Sama sama saling menarik perhatian dengan cara kami masing masing. Dengan cara elegant, anggun dan artistik. Sangat manusiawi. Berperadaban dan berkebudayaan. 

Kami adalah manusia seutuhnya . Bukan keturunan nabi dan bukan anak anak dewa. 

Jangan Anda memborong kesopanan dan kebaikan sesuai versi Anda. Bangsa kami juga punya tata krama. Kesantunan. Dan yang utama adalah kami punya akal budi,  punya daya -  budidaya atau budaya. 

Tuhan menurunkan kami di bumi Nusantara  untuk menjadi Indonesia bangga dengan identitas indonesia -  bukan untuk menjadi bagian dari jazirah dan negeri jajahan Anda. Setidaknya negeri jajahan budaya Anda. 

SAAT INI sebagian dari masyarakat generasi muda kami sudah rusak oleh dakwah dan syi'ar Anda. Kami kehilangan keIndonesiaan kami dan menjadi semakin keArab-araban.

Kami dipisahkan dan disekat oleh perbedaan agama dari saudara-saudara kami sesama anak bangsa di Nusantara.

Kebaikan dan kepantasan disesuaikan oleh agama khususnya agama Anda. Oleh selera Arab dan Gurun Sahara. Bukan oleh budaya Nusantara dan kemajuan budi daya manusia Indonesia. 

Meski sama sama sawo matang kami seperti tak menyatu dengan saudara Kristen kami - saudara Budha kami dan Hindu kami. Bahkan kami meminggirkan keyakinan asli dari tanah kelahiran kami sendiri. 

Pejabat pejabat keagamaan dan para ulama, ustadz,  dengan bangga menjadi agen Anda  dan agen budaya yang tetap asing bagi kami - yang menyelinap di belakang ajaran agama. 

Generasi kami dibuat ketagihan untuk mengunjungi negeri anda. Sebagiannya menjadikan pengunjung secara berkala seperti negeri serumpun saja.

Sebaliknya kami dibuat asing dengan negeri serumpun kami, yaitu tetangga sesama warga negeri ASEAN yang seolah saudara jauh padahal warna kulit dan postur kami sama. 

Kami dibuat begitu dekat dengan Anda meski berbeda dalam banyak hal dengan Anda. Hanya agama saja kesamaannya. 

Kami bukan mesin agama. Kami punya peradaban. Kami warga negeri yang berdaulat.

Lagipula agama bukan segalanya. Tanpa bermaksud menunjukan sikap anti agama di era globalisasi dan komunikasi internet era 4.0 ini dengan mudah diketahui bahwa negara negara yang tidak beragama juga bisa  maju dan sejahtera. Beradab. Berbudaya tinggi. China - Russia dan Jepang contohnya. Sedangkan negara yang fanatik agama justru porak poranda. Seperti Yaman,  Libya, Somalia dan Suriah sebagai contohnya.

Hal yang memprihatinkan adalah ada kasta baru yang dibangun sistematis seolah olah warga negeri Anda -  bangsa Arab -  lebih mulia dari kami yang punya negeri ini. Asalkan berpakaian seperti negeri Anda dianggap lebih suci - lebih mulia -  menjadi bebas melanggar aturan dan kebal hukum. 

Hanya dengan berpakaian dan berpenmpilan seperti warga negara Anda lantas orang orang kami sendiri menyebut Anda  "bukan warga sembarangan".

Pada zaman penjajahan Belanda kami mengenal "Londo Ireng"  atau "Belanda Hitam" yang bukan kulit pitih,  menjadi antek penjajah, begundal dan menista sesama pribumi. 

Kini kami mengenal "Arab Pesek" yakni orang orang lokal yang sudah jadi antek dan begundal Anda -  memuliakan Anda dan tega menganiaya saudara sesama kulit sawo matang - demi keuntungannya sendiri. Juga rasa takut lantaran menempatkan ras Anda  lebih mulia dan lebih suci dibanding kami.

Ya - Anda sudah jadi penjajah baru di negeri kami. Setidaknya penjajah budaya. Anda bukan tamu lagi. 

Anda penjajah yang sudah menguasi dan mencengkeram alam pikiran warga kami dan tuan rumah dan menciptakan generasi "Arab Pesek" yang setiap saat bisa mendatangi, mengintimidasi dan mempersekusi warga kami. 

Bahkan ada kini terang terangan mengancam memenggal leher saudara sebangsa -  sesama kulit sawo matang - demi membela orang yang seketurunan dengan Anda....

🙏🙏🙏💪💪💪✊✊✊🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Friday, August 7, 2020

Join our Virtual Open Day on 21 August!

Website
Facebook
Instagram
Twitter
YouTube

Copyright © 2020

Nord Anglia School Jakarta

Jalan NIS 1 Kenanga Terusan, Ampera Raya
Cilandak, Jakarta 12560, Indonesia
Admission Hotline: +62 811 9727 979
Phone: +62 21 782 3930

www.nasjakarta.sch.id






This email was sent to sastrawanbali.subak@blogger.com
why did I get this?    unsubscribe from this list    update subscription preferences
PT. INFO MEDIA KREATIF · Perkantoran Buncit Mas Lt. 4 Blok D.1 Jl. Mampang Prapatan Raya No. 108 · Jakarta Selatan 12790 · Indonesia

Thursday, August 6, 2020

Staycation & Funtime di Bali bersama Cross Hotels & Resorts

Staycation & Funtime di Bali bersama
Cross Hotels & Resorts

X2 Bali Breakers Resort

Jl. Pantai Balangan, No. 10, Balangan, Jimbaran
South Kuta, Badung, BALI - Indonesia (80361)
Telephone: 
+62 361 620 1000
WhatsApp: +62 361 620 1001
Email: stay@X2balibreakers.com

BOOK NOW
Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
LinkedIn
Away Bali Legian Camakila Resort

Jl. Padma Utara,
Legian, Kuta, Kabupaten Badung,
Bali 80361

Phone: + 62 361 752877
Email: 
stay@awaybalilegiancamakila.com

BOOK NOW
Facebook
Instagram
Copyright © 2020, All rights reserved.






This email was sent to sastrawanbali.subak@blogger.com
why did I get this?    unsubscribe from this list    update subscription preferences
PT. INFO MEDIA KREATIF · Perkantoran Buncit Mas Lt. 4 Blok D.1 Jl. Mampang Prapatan Raya No. 108 · Jakarta Selatan 12790 · Indonesia