WhatsApp

https://wa.me/6281293912345

"suka tanpawali duka"

Metallic Text Generator at TextSpace.net
Showing posts with label Museum Subak Bali. Show all posts
Showing posts with label Museum Subak Bali. Show all posts

Sunday, September 14, 2014

Museum Subak


Share |


Sastra Bali sedang berfoto di Tanah Lot, Pura yang sangat eksotis ini menarik jutaan wisatawan baik mancanegara maupun domestik. Foto diambil oleh seorang Tour Leader dari Belanda yang telah puluhan tahun tinggal di Pulau Bali, tepatnya di Desa Ubud. Sastra Bali tidak mampir ke Museum Subak dikarenakan program wisata sudah disusun sendiri oleh Tour Leader Belanda tadi. Wisatawan yang bersama Sastra kebetulan berasal dari Negara Belgia. Mereka dapat berbangga hati karena Le Mayeur seorang seniman yang kini terdapat Museum Lukisan Le Mayeur di Pantai Sanur adalah orang asal Belgia. Museum Subak terletak tidak jauh dari Pura Tanah Lot ini, sekitar 30 menit menuju kota Kediri, Tabanan, sudah sampai di Museum Subak desa Sanggulan.

Museum Subak Sanggulan tidak begitu terawat dengan baik, kemungkinan disebabkan oleh minimnya anggaran dari Pemerintah Daerah Provinsi yang menaungi Museum Subak Sanggulan tersebut. Wisatawan yang berkunjung ke Museum Subak Sanggulan mulai ramai, namun lebih banyak wisatawan mancanegara yang begitu menghargai nilai - nilai luhur peninggalan sejarah nenek moyang yang notabene berasal dari Negara Belanda. Ajaran membagi aliran air oleh kelompok air sawah yang disebut Subak ini merupakan hasil dari warisan Budaya Belanda yang melekat di masyarakat Pulau Dewata. Diorama dan alat-alat pertanian terpajang apik di Museum Subak Sanggulan. Kita tidak hanya disuguhkan suasana kembali ke masa agraris, namun membangkitkan suasana hati kembali bergairah.

Demikianlah kondisi Museum Subak Sanggulan yang kini sudah di-revitalisasi oleh Pemerintah Pusat dari Jakarta. Semoga budaya agraris tidak hanya ada dalam museum, namun tetap abadi sebagai penopang kehidupan yang damai masyarakat Bali khususnya, serta menopang Pariwisata yang semakin global.

Wisata agraris bisa hubungi Sastra Bali 081-2939-12345
SastraBali@hotmail.com
SastraBaliLuxury.com

UltravioletToursBali.com



Saturday, April 10, 2010

Latar Belakang dan Tujuan

Kami muda-mudi Bali khususnya merasa tergugah rasa kebangsawanan kami akan pelestarian Budaya khususnya sistem irigasi air pertanian Subak di Bali.

Adapun niat suci kami adalah ingin lebih memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada generasi muda khususnya melalui forum-forum diskusi di sekolah-sekolah setingkan SMP, SMU/SMK, DIPLOMA, Perguruan Tinggi dan Universitas baik negeri maupun swasta di Bali, tentang pentingnya melestarikan budaya Subak kita dengan aktif dalam melakukan studi dan aksi sosial ke Museum Subak serta mengatasnamakan Museum Subak sebagai sumber data analisa dan pengembangan tentang ilmu pengetahuan bagi para generasi muda penerus Bangsa.

Harapan dan tujuan kami tentunya memberi efek positif bagi pencegahan krisis Budaya Bali dimasa-masa yang akan datang. Mengingat dan menimbang demikian derasnya kemajuan teknologi informasi yang mana apabila tidak disaring dengan sistem pembelajaran kultur, maka para generasi muda tersebut akan dengan mudah dapat disisipkan informasi budaya-budaya luar negeri yang belum tentu baik untuk dikolaborasikan dengan kultur yang sudah ada terutama sistem Subak.